Tolak Valentine Day!

Author: Govi  //  Category: Opini



Image by http://dryicon.com

Image by http://dryicon.com

Valentine Day atau Hari Kasih Sayang diperingati tiap tahun oleh jutaan umat manusia di bumi ini pada tanggal 14 February. Apa sebenarnya Valentine Day itu sampai saat ini saya belum pernah tahu definisinya secara pasti. Namun dari beberapa pendapat yang bisa saya serap, ada beberapa versi mengenai apa sebenarnya arti Valentine Day tersebut.Ada yang mengatakan bahwa Valentin Day adalah Hari Kasih Sayang (kasih sayang dalam arti luas), ada yang memaknainya sebagai Hari Kasih Sayang sepasang kekasih (bisa laki-perempuan bisa juga sesama jenis) dan malah ada yang memaknainya sebagai hari bebas “bercinta”.

Saat ini di Indonesia Valentine Day makin populer saja. Tiap tahun tambah banyak saja yang merayakannya seakan-akan telah menjadi budaya bangsa sendiri. Entah apa makna merayakan Valentine Day itu bagi mereka. Yang jelas ada beberapa pihak yang khawatir akan budaya ini bahkan ada juga dengan terang-terangan menolak perayaan Valentine Day.

Contohnya seperti dilansir situs okezone.com yang menyatakan bahwa “ratusan Mahasiswa UGM yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Dakwah Kampus menggelar aksi menolak perayaan Valentine Day (13-02-2009) karena dianggap tidak sesuai dengan budaya Indonesia dan identik dengan kemaksiatan”.

Ada lagi, ratusan siswa SMA Al Irsyad kota Cirebon juga melakukan hal yang sama yaitu menolak Valentine Day karena merupakan budaya barat dan jauh dari norma agama Islam serta perayaannya terkesan hanya hura-hura dan maksiat. (situs: beritacerbon.com)

Jelas sudah di Indonesia telah terjadi perbedaan pandangan mengenai perayaan Valentine Day ini. Sepanjang perbedaan ini bisa dicarikan jalan keluar secara damai dengan dialog dan atas dasar azas musyawarah yang nota bene budaya asli Indonesia, saya pikir tidak akan ada masalah. Yang saya takutkan adalah adanya tindakan kekerasan untuk mengikuti kehendak salah satu pihak seperti yang sering terjadi di Indonesia bahkan sangat sering ditayangkan lewat media TV. Memaksakan kehendak dengan kekerasan akan mengakibatkan adanya korban. Apakah kekerasan sesuai dengan budaya Indonesia? Saya yakin tidak. Bangsa kita dikenal karena keramahannya, sopan santunnya dan selalu bermusyawarah untuk mencapai mufakat. Entah dari mana asal budaya kekerasan itu, apakah serapan dari budaya luar ataukah justru merupakan hasil “evolusi” bangsa kita yang terlalu lama dilanda krisis. Yang jelas mari kita tolak jalan kekerasan untuk menyelesaikan suatu masalah.

Kembali pada masalah penolakan Valentine Day, saya berharap semua pihak bisa menyikakpinya dengan bijaksana. Jangan sampai dibesar-besarkan. Lihat saja sisi positif dari pesan “Kasih Sayang” yang bawanya. Saya sendiri tidak pernah ikut merayakannya karena bagi saya tiap hari adalah hari kasih sayang namun saya tidak pernah melarang orang lain merayakannya karena saya pikir itu adalah hak mereka, dan saya harus menghormatinya.

Yang perlu diwaspadai adalah ulah industri yang mencari keuntungan dari even ini. Menurut saya perkembangan perayaan Valentine Day saat ini adalah ulah kaum industrialis yang melakukan kampanye besar-besaran dengan membangun berbagai macam image dengan berbagai cara agar konsumen merayakan Valentine Day dengan produk atau jasa mereka. Ujung-ujungnya kalian terjebak dengan budaya konsumtif karena termakan kampanye mereka dimana saat merayakan Valentine Day kalian merasa wajib kirim kartu ucapan, tukar hadiah, ngasi cokelat atau bunga, pesta dan hura-hura disuatu tempat dan lain-lain. Kalian tidak sadar telah terjebak,parahnya kalian bahkan malah merasa diuntungkan dengan ketersediaan produk dan jasa Valentine Day. Sebenarnya yang untung adalah mereka kaum industrialis.

Kesimpulannya adalah:

  1. Setiap hari merupakan “hari kasih sayang” dan “tolak cara kekerasan” untuk menyelesaikan masalah.
  2. Tolak “hura-hura dan maksiat” bukan “Valentine Day”!

Tags: , , ,


Related Posts:
  • Hindarkan Para Remaja Dari Jebakan Situs Porno
  • Turut Berduka Atas Bencana Jebolnya Tanggul Situ Gintung
  • Fenomena Batu Ajaib Ponari
  • One Response to “Tolak Valentine Day!”

    1. niceshare Says:

      nice share gan..

    Leave a Reply