Fenomena Batu Ajaib Ponari

Author: Govi  //  Category: Opini

Ponari mendadak terkenal setelah menemukan batu petir “ajaib” yang konon bisa menyembuhkan bebagai macam penyakit. Saya yakin anda juga sudah tahu berita ini. Semua media masa memberitakannya hampir setiap hari bahkan ada stasiun TV yang khusus membuat acara membahas fenomena dukun cilik Ponari dengan batu ajaibnya ini.

Saya tergangu sekali dengan pemberitaan besar-besaran yang dilakukan media masa tentang Ponari si dukun cilik dan batu ajaib ini. Melalui tulisan ini saya ingin mengungkapkan isi kepala saya menaggapi fenomena ini.

Kita sadari masyarakat kita sampai sekarang masih mempercayai hal-hal yang berbau mistis dan ajaib. Bahkan terkadang sampai mengalahkan akal sehatnya sendiri. Fenomena ini akan sangat terasa jika berhubungan dengan kekayaan dan kesehatan. Hmm.. ada apa rupanya dengan bangsa ini? Kenapa sampai mereka lebih memilih jalan mistis untuk mencari kekayaan dan menyembuhkan penyakit yang dideritanya?

Jika kita tinjau apa yang paling sering dicari orang dengan jalur mistis ini adalah kekayaan dan kesehatan. Kekayaan disini saya artikan “daya beli” karena semakin kaya maka semakin tinggi daya beli orang tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidupnya. Sedangkan kesehatan memang merupakan dambaan semua orang dimuka bumi ini baik sehat jasmasni maupun rohani.

Seperti kita ketahui setelah bangsa ini dihantam krisis ekonomi yang sampai kini setelah sepuluh tahun lebih masa itu berlalu bangsa ini belum juga bisa keluar dari krisis. Hal ini mengakibatkan daya beli masyarakat kita sangat lemah apalagi harga kebutuhan pokok terus melambung jauh melebihi kemampuan beli masyarakat. Sayangnya kebanyakan masyarakat kita bermental lemah, mereka ingin segera lepas dari himpitan krisis ini dengan cepat namun tanpa mau bekerja keras dan bekerja cerdas. Mereka ingin meningkatkan daya belinya dengan cara instan dan orang-orang sakit ingin cepat sembuh dengan hanya sekali berobat. Hal ini justru diperburuk dengan kebijakan pemerintah yang juga turut andil membentuk mental lemah masyarakat kita. Contohnya kebijakan BLT (bantuan tunai langsung) untuk orang miskin yang berpotensi mendidik orang miskin menjadi malas.

Setali tiga uang dengan kebijakan kesehatan, berbagai program kesehatan yang ditujukan buat masyarakat miskin belum bisa sepenuhnya mencapai sasarannya. Banyak sekali kita dengar melalui media ada pasien terlantar atau bahkan ditelantarkan oleh rumah sakit karena tidak mampu membayar.

Maka wajarlah jika fenomena dukun cilik Ponari dengan batu ajaibnya ini terjadi. Orang rela berdesakan bahkan sampai menemui ajalnya hanya untuk satu harapan, segera sembuh dari sakit yang dideritanya. Walaupun cara yang ditempuhnya sangat irasional yaitu minum “air comberan” bekas celupan batu ajaibnya Ponari. Sungguh kasihan mereka sudah sakit, tidak punya daya beli, kini ditambah hilang akal sehatnya pula. Ditambah lagi dengan pemberitaan media yang terus menerus dalam waktu yang lama seolah-olah keajaiban itu memang benar-benar terjadi bisa jadi mempengaruhi opini masyarakat awam untuk mempercayainya.

Bahkan makin lama makin banyak saja praktek dukun dengan batu ajaib dibuka. Sampai tahap ini saya belum melihat upaya pemerintah yang efektif menangkal femomena ini. Jika perlu ambil langkah ilmiah segera lakukan penelitian dan buktikan benar atau tidak batu ajaib tersebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Namun yang terpenting adalah segera ambil langkah untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan ciptakan program kesehatan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

Para bloger bisa berpartisipasi dengan menyampaikan berita atau artikel posotif yang bisa membangun mental enterpreneur bangsa kita sehingga bisa bertahan dan lepas dari himpitan krisis global saat ini.

Tags: , ,


Related Posts:
  • Turut Berduka Atas Bencana Jebolnya Tanggul Situ Gintung
  • Tolak Valentine Day!
  • Leave a Reply